Selamat Datang di Program

BELAJAR BISNIS UNTUK PEMULA

Gratis, yuk belajar Materi keren ini untuk Pertumbuhan Bisnis Anda

Belajar Bisnis Untuk Pemula Bab 1

BBP-1. Business Starting, Tips memulai bisnis dengan efektif

Materi 1 – Starting the Business
Bisnis Mulai dari sini

Membuka Sharing ini, Saya ucapkan selamat datang kepada Anda.

Selamat ya karena telah resmi terdaftar mengikuti program belajar ini. 

Jadi, selama beberapa hari kedepan Saya akan memberikan 6 materi seputar dasar-dasar bisnis
Semoga materi yang akan Anda terima nanti bisa bermanfaat untuk pertumbuhan bisnisnya ya.

Supaya suasana belajarnya lebih nyaman,
Kita kenalan lagi yuk.

Jadi,
Sekali lagi perkenalkan, nama Saya adalah Agus Yulianto Biasa Lebih Akrab Di Panggil Den Bagus
Saya adalah salah satu Agen resmi Elite entrepreneurID , CEO KelasPrivate.com

entrepreneurID sendiri adalah gerakan yang punya visi memberikan manfaat ke sesama pengusaha, khususnya para pengusaha pemula.
Bagi kami, bantu bisnis 1 orang = bantu hidup 1 orang.

Agar visi tercapai, kami menyelenggarakan dan menghadirkan program-program yang berdampak langsung ke ekonomi seseorang.

Sampai saat ini, entrepreneurID sudah memberikan edukasi ke lebih dari 100.000 orang, menyelenggarakan program pelatihan esklusif ke lebih dari 50.000 orang, dan memiliki jaringan ribuan agen di seluruh Indonesia.

Nah dalam perjalanannya, kami menemukan banyak sekali orang-orang yang bermasalah dengan bisnisnya dan ingin kondisi bisnisnya membaik.

Padahal saat bisnis bermasalah, maka yang pertama kali harus diperbaiki adalah pengusahanya

Ya, pengusaha, adalah nahkoda bisnis.

Bisnis bisa tumbuh, diam ditempat, atau bahkan stuck dan akhirnya tutup, itu sangat bergantung kepada pengusahanya.

Kalau pengusahanya malas-malasan, maka hasil bisnisnya juga ikut malas-malasan.

Bisnis hanya bisa tumbuh sebesar kapasitas pengusahanya

Jika kapasitas pengusahanya ratusan ribu, maka sebesar itulah hasil bisnisnya.
Jika kapasitas pengusahanya ratusan juta, maka sebesar itulah hasil bisnisnya.

Jadi, seperti apa pengusahanya, seperti itulah bisnisnya.

Dan untuk membuat bisnis semakin besar, maka tingkatkanlah kapasitas diri kita.
Ketika kapasitas meningkat, maka hasil akan mengikuti.

Lalu bagaimana cara mengingkatkan kapasitas ini?

Ada salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas.
Yaitu dengan belajar

Nah, selama beberapa hari kedepan, Saya akan banyak share materi-materi yang lebih berdampak kepada pengusahanya.
Kita akan belajar sama-sama tentang dasar-dasar bisnis.

Dan supaya materinya runut, maka Saya akan awali dari cara memulai bisnis.

Gak papa ya.
Walaupun Anda sudah punya bisnis, tapi silahkan simak materi ini karena siapa tau bisa menyempurnakan hal-hal yang terlewati.

Yuk kita masuk ke materinya.

Jadi, darimana sebaiknya bisnis dimulai?

Kebanyakan orang ingin berbisnis karena melihat kemudahannya.
Bisa punya penghasilan besar, bisa punya kebebasan waktu, tidak ada yang nyuruh-nyuruh dan hal-hal sejenisnya.

Pernah dilakukan sebuah survey, hasil surveynya mengatakan bahwa mayoritas karyawan ternyata juga punya keinginan jadi pengusaha.
Itu menunjukan, kalau memang bisnis itu sangat menarik, tapi tidak semua orang berani untuk memulainya.
Kenapa ini bisa terjadi??

Jawabannya karena, rata-rata orang, saat mereka ingin terjun kedunia bisnis, mereka mulai dari mencari produk yang mau dijual.

Mereka berfikir,
Jual apa ya?
Kasih harga berapa ya?
Gimana buatnya?
Apa aja yang perlu dipersiapkan?

Padahal, sebaiknya jangan seperti itu dulu.
Diawal-awal, jangan dulu fokus kesitu, hehe.
Kenapa?

Karena kalau fokusnya kesitu, nanti bisnisnya gak dimulai-mulai. 

Harusnya gimana?

Jika ada kenginan untuk berbisnis, maka mulailah dari bertanya ke diri sendiri.
Sebenarnya apa alasan Saya berbisnis?

Apa alasan kita jadi pengusaha?
Karena siapa?
Untuk apa?
Apa tujuannya?

Tanyakan ke diri sendiri alasan Anda berbisnis, lalu perkuat alasan tersebut. 

Buat apa hal ini?

Pada dasarnya,
Dunia bisnis itu tidak semulus khayalan banyak orang.
Dalam dunia bisnis, akan ada banyak sekali hambatan.
Dan tanpa alasan yang kuat, seseorang akan mudah berhenti sebelum mencapai keberhasilan.

Jika punya alasan, maka seseorang akan punya energi yang menemani perjalanan bisnisnya.
Alasan akan membuat seseorang lebih kuat dalam memaknai setiap episode dalam bisnis. 

Nah, setelah punya alasannya, baru mengarah ke hal-hal teknis.
Tapi bukan hal yang bisa dihitung ya. 

Apalagi kalau bisnis pertama.

Jangan terlalu berhitung, dan terlalu dianalisa.
Namanya juga bisnis pertama, gimana analisanya? hehe.

Buka bisnis cukup dimulai saja.

Bahkan beberapa bisnis, terkadang tidak butuh modal yang besar.

Contoh nyatanya sepertinya Saya sendiri.
Salah satu kegiatan Saya adalah menjadi Agen entrepreneurID.
Dengan modal kurang dari 100ribu cukup sekali, tapi bisa dapat sampai 7 juta dalam seminggu.

Jadi, yang penting punya alasan, dan jangan terlalu berhitung.

Lagipula, kalau bisnis pertama, apa yang mau dihitung?
Uangnya kan belum ada, hehe.

Sampai sini bisa dipahami ya?

Lantas setelah itu apa yang harus dilakukan?

Biasanya ada 4 masalah yang dialami seseorang ketika ingin terjun ke dunia bisnis.

Masalah pertama, Gak punya ide sama sekali
Masalah kedua, Punya ide tapi bingung apa yang harus dilakukan pertama kali
Masalah ketiga, Bingung kebanyakan ide
Masalah keempat, Sudah punya produk, tapi gak tau harus ngapain

Kalau mengalami masalah seperti itu, lalu bagaimana solusinya?
Kita bahas satu persatu ya.

Masalah pertama,
Gak punya ide sama sekali

Kalau gak punya ide sama sekali, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan.

Pertama, mulai dari apa yang bisa kita lakukan.
Buat daftar kemampuan yang menonjol dan kira-kira bisa dijual.

Setiap orang punya bakat sendiri-sendiri.
Misal pintar masak,
pintar mengajar,
pintar membuat sesuatu,
punya hoby tertentu, atau sejenisnya.
Nah itu yang dijadikan bisnis.

Bisnis pertama kan?
Gak usah terlalu muluk.
Kuncinya adalah mulai saja.

Kalau pun gagal, biasanya kegagalan itu akan membuka pintu rezeki berikutnya.
Karena sebenarnya, dalam bisnis tidak ada kegagalan.
Yang ada hanya berhasil atau belajar. 

Kalau berhasil, ya syukurlah
Kalau belum berhasil, artinya dalam proses belajar
Sip?

Selain pendekatan nomor satu, kita bisa gunakan pendekatan nomor dua jika bingung mau bisnis apa.

Yaitu mulai amati sekitar, cari masalah yang dialami banyak orang, lalu ciptakan solusinya.

Inilah dasar bisnis.
Bisnis sebenarnya hadir untuk menyelesaikan masalah orang lain dengan profesional.

Ilustrasinya begini,

Ada orang lapar, lalu muncul bisnis toko yang menyediakan bahan makanan.
Tokonya sudah ada, tapi malas masak, lalu muncul bisnis tempat makan.
Sudah banyak orang yang jual makanan, orang mencari makanan yang enak, lalu muncul bisnis tempat makan yang fokus ke rasa.
Setelah banyak tempat makan yang enak, orang mencari tempat makan yang nyaman, lalu muncul bisnis seperti itu.
Setelah banyak tempat makan yang nyaman, orang mencari tempat makan yang unik, lalu muncul bisnis tempat makan dengan konsep unik.
Dan begitu seterusnya.

Masalah orang akan selalu ada, dan ketika Anda menyediakan solusinya, itu akan jadi peluang bisnis.

Kemudian, masih ada pendekatan ketiga,
Kalau bingung mau bisnis apa, maka googling, riset, cari ide, bertanya.

Ada banyak ide bisnis, kenapa bingung mau bisnis apa?
Hehe. . 

Kalau ternyata mentok juga, pakai pendekatan keempat.

Jadi reseller aja dulu, alias jualkan produk orang lain.

Ini sah-sah saja koq.

Menariknya, dengan jadi reseller, ini bisa jadi peluang belajar sebelum punya produk sendiri.

Kapan lagi?
belajar sambil menghasilkan, hehe.

Itu masalah pertama seseorang saat mulai berbisnis.

Masalah kedua adalah
Punya ide, tapi bingung mulai darimana?

Yang ini jauh lebih mudah dari masalah pertama.

Kalau sudah ada idenya, maka yang perlu dilakukan adalah proaktif.

Berpura-puralah bisnisnya sedang berjalan.
Mulai persiapkan semua kebutuhan bisnisnya.

Jika melakukan ini lalu mentok ditengah jalan, maka carilah jalan keluarnya.
Mulai putar otak.

Sebagai pengusaha kita memang dituntut untuk proaktif, jangan sekedar menunggu.

Masalah ketiga adalah
Bingung kebanyakan ide

Nah, ini lebih aneh lagi.
Kalau kebanyakan ide, kenapa gak dibuka bisnisnya? hehe

Kalau kebanyakan ide,
Pilihlah salah satu yang bisa dibuka paling cepat.

Walaupun yang bisa dibuka paling cepat bukan pilihan yang terbaik, tapi memang begitu alurnya.

Otak pengusaha butuh latihan.
Jadi, buka saja secepat mungkin.

Cepat dibuka, cepat juga merasakan hasilnya, hehe.

Kalau sudah tau mau pilih bisnis apa, kembali ke solusi di masalah nomor dua.
Proaktif. 

Masalah terakhir adalah
Punya produk, selanjutnya harus apa?

Selanjutnya belajar jualan.

Buat bisnis cepat pegang uang cash.
Dan uang itu datang dari aktivitas jualan.

Ngomong-ngomong tentang jualan.
Nanti Anda bisa belajar dari pesan-pesan Saya.

Karena itu, simak terus pesan dari Saya ya. 

Nah, itulah cara memulai bisnis yang efektif.
Mulai dari alasan, jangan terlalu banyak analisa
Segera mulai bisnisnya, jangan terlalu banyak dihitung.
Jika menemui salah satu dari 4 masalah buka bisnis, praktikan solusi yang sudah Saya jabarkan.

Untuk yang sudah memulai bisnis.
Perjalanan binsis itu panjang, tapi sudah banyak yang melewati.

Kalau orang lain bisa, artinya semua orang punya kesempatan yang sama.

Semoga materi kali ini bisa memberikan Anda wawasan.

Sekarang, Saya pamit dulu dari materi pertama.

Kita akan ketemu lagi di materi kedua ya tentang cara meningkatkan penghasilan.

Mau kan ilmunya?

GABUNG GROUP dan CHANEL TELEGRAM

Silahkan GRATIS Gabung di Channel dan Grup Telegram Eksklusif Agar Tidak Ketinggalan Info Serta Materi Ter-Update Seputar Ilmu Bisnis Online, Digital Marketing dan Program Bimbingan Intensif

Anda Perlu Bantuan ?
Hubungi Customer Service

Manfaatkan Kesempat Anda Untuk Berkonsultasi Untuk Masalah Yang Anda Hadapi Saat Ini , Kami Siap Membantu Memberikan Solusi. Karena Kami Hadir Spesial Untuk Membantu Anda

Mari Tumbuh Dan Berkembang Bersama

© 2021 – KelasPrivate.com –  All rights reserved

error: Content is protected !!